Sabtu, 04 April 2015



Menumbuh Kembangkan minat baca masyarakat, khususnya dikalangan anak – anak membutuhkan sebuah pendekatan social budaya juga psikologis yang bisa diterima oleh anak – anak. Minat baca bagi anak, sampai saat ini sangatlah rendah, dikarenakan tidak adanya sebuah motivasi  langsung yang bisa dirasakan oleh anak itu sendiri. Faktor lingkungan dan social masyarakat sangatlah mempengaruhi terciptanya suasana yang mendukung tumbuhnya minat baca dikalangan anak – anak. Di tambah lagi sulitnya ketersediaan buku atau perpustakaan atau taman bacaan masyarakat yang ada dilingkungan masyarakat tersebut. 
Melihat keterbatasan yang ada ini, maka peran masyarakat sangat besar dan sangat dibutuhkan agar lingkungan yang kondusif untuk menumbuh kembangkan minat baca masyarakat bisa tercpta dengan baik. Budaya membaca, seharusnya sudah mulai disosialisasikan ditengah masyarakat. Kesadaran dalam menumbuhkan minat baca agar menjadi sebuah budaya baca ditengah masyarakat merupakan sebuah bentuk dukungan dari semua pihak dan lapisan masyarakat.
Tokoh Masyarakat yang paling utama untuk melakukan peran ini adalah orang tua. Karena dari orang tualah, nilai – nilai keteladanan bagi anak itu ada. Jika orang tuanya tidak lagi mampu memberikan keteladanan bagi anak, maka sulit bagi anak untuk bisa melakukan kebiasaan yang baik yang diharapakan oleh setiap orang tua.  
Demikian pula, tokoh masyarakat yang menjadi panutan bagi warganya, seperti ketua RT, RW, Kelurahan ataupun Kecamatan, hendaknya juga ,mampu memberikan keteladanan bagi warganya tentang menumbuhkan minat baca masyarakat. Oleh karena itu, tanggung jawab dalam menumbuhkan minat baca masyarakat menjadi tugas kita bersama.
Dengan adanya harapan itu, maka Supian Hadi,SH membuat Rumah Pintar "LAM" yang mana dalam hal ini akan membentuk Perpustakaan dengan tujuan menumbuhkan minat baca.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar